Mandirancan (16/08/2017). Malam Tasykuran dalam rangka memperingati HUT ke-72 Republik Indonesia diselenggarakan oleh Panitia HUT RI bekerjasama dengan Pemerintah Desa Mandirancan. Acara tersebut dihadiri oleh Ketua BPD Desa Mandirancan beserta anggotanya, Ketua RT dan Ketua RW beserta pengurusnya, Karang Taruna Permatasari 01 dan para Tokoh Masyarakat Desa Mandirancan. Malam Tasyakuran dilaksanakan di Aula Balai Desa Mandirancan Pukul 19.30 WIB.

Pembacaan do’a pra-acara oleh saudara Andri menandai dibukanya acara pada malam hari itu. Kepala Desa Mandirancan Amin Subkhantoro memberi sambutan yang pada intinya mengingatkan kita semua warga Desa Mandirancan untuk senantiasa memegang teguh nilai-nilai kebangsaan kita. Gotong royong serta kebersamaan para tokoh masyarakat, lembaga desa dan seluruh warga desa mandirancan menjadi kunci keberhasilan pembangunan desa Mandirancan. Sementara itu, Ketua BPD Eko P_DSC0141ramono SH berpesan bahwa paradigma pembangunan kini telah berubah, dari yang dulunya berpola top – bottom kini bergeser menjadi bottom – up. Dimana dalam paradigma tersebut diharapkan masyarakat mampu berperan lebih/memberi kontribusi dalam pembangunan di Desanya sendiri.

Menjadi “bintang tamu” pada acara malam tasyakuran Nassirun Purwokartoen seorang kartunis, novelis, budayawan asli Desa Mandirancan. Kepala Desa Mandirancan Amin Subkhantoro dalam perkenalannya menyebut Nassirun adalah salah satu aset yang dimilik Desa Mandirancan. Pada kesempatan tersebut, Nassirun menceritakan sejarah perjuangan rakyat Banyumas pada masa penjajahan dan mengungkap beberapa fakta-fakta sejarah yang jarang ada buku sejarah yang mengungkapkannya. Sembari menikmati hidangan tumpeng yang telah dipersiapkan, para tamu undangan turut menyimak dengan seksama apa yang dituturkan oleh Nassirun.

Acara malam tasyakuran dalam rangka memperingati HUT Ke-72 RI ditutup dengan pembacaan do’a oleh Saudara Sai’un. Acara berlangsung tertib dan penuh suasana kekeluargaan.