(Mandirancan,04/12/2018). Pemerintahan desa Mandirancan Kec.Kebasen Banyumas membangun kios desa sebagai upaya untuk menangani masalah perekonomian yang dihadapi oleh masyarakat. Kios-kios yang terletak sekitar 300 m dari kantor Kepala Desa Mandirancan ini, dibangun berdasarkan permasalahan yang digali melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (MusrenbangDes) dan masuk dalam skala prioritas.

Lokasi kios ini sebelumnya adalah lapangan voli yang sudah tak lagi berfungsi. Kios yang terletak di sekitar 100 meter sebelah selatan jembatan merah ini diresmikan oleh Pj Kepala Desa Mandirancan Drs Argo Iman Sasongko akhir Agustus lalu.

“Awalnya tempat ini merupakan pasar desa, namun karena adanya dampak dari minimarket seperti alfamart dan pembelanjaan online, pasar desa jadi tidak laku,” ujar Argo.

Ada tujuh kios yg berderet dan dilengkapi dengan fasilitas air,listrik,dapur dan kamar mandi, sehingga memudahkan pada pengguna ruko maupun para pelanggan.

Menurut Argo, syarat utama untuk menyewa kios tersebut adalah yang bersangkutan harus merupakan warga Desa Mandirancan. Kios yang berukuran 3×4 ini mempunyai harga sewa sebesar Rp 300.000 per bulan. “Saya berharap, dengan dibangunnya kios-kios tersebut dapat membantu dan meningkatkan perekonomian masyarakat Desa Mandirancan,” tandas Pak Kades.

Ori,salah satu pengguna kios, menuturkan bahwa keberadaan kios tersebut sangat mendukung ekonominya. Dengan penghasilan 100 sampai 200 ribu per hari dari jualan baksonya, harga sewa masih sangat terjangkau.

Keberadaan kios, yang antara lain dipakai untuk jualan alat-alat listrik, juga mempermudah masyarakat Mandirancan dan sekitarnya yang memerlukan lampu, kabel, atau peralatan listrik lainnya. Begitu juga kios yang menjual pakan dan telur puyuh, sangat dinanti keberadaannya. (SA)